EN IN
+

Informasi Umum

Berita Perusahaan

Perluas bisnis emas, Hartadinata Abadi buka gerai di Surabaya

Surabaya (ANTARA) - Produsen dan penyedia perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk memperluas pasar dengan membuka gerai baru di Tunjungan Mal Surabaya.

"Peluncuran Hartadinata Abadi Store di Surabaya ini merupakan strategi kami dalam memenuhi permintaan konsumen di Surabaya. Kami melihat bahwa Surabaya merupakan wilayah yang menjanjikan dan memiliki potensi untuk produk emas batangan dan perhiasan emas murni," kata Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Sandra Sunanto di Surabaya, Rabu.

Dengan dibukanya gerai yang keenam ini, Hartadinata ingin memberikan layanan one stop shopping kepada masyarakat yang ingin membeli produk emas secara lengkap, baik itu perhiasan emas 24 karat, Kencana, maupun emas batangan EmasKITA (Emas Kecil Investasi Terpercaya dan Aman) yang merupakan kerja sama Hartadinata dengan PT Emas Antam Indonesia (EAI).

"Tujuan kami meluncurkan Hartadinata Abadi Store yang menjual produk EmasKITA dan Kencana adalah untuk mendorong inklusivitas emas di Surabaya," terang Sandra.

Produk EmasKITA dan Kencana merupakan hasil kerja sama Hartadinata dengan EAI yang banyak diminati konsumen.

Sebelumnya, EmasKITA sudah pernah mengeluarkan kepingan 0,1 gram dan 0,25 gram, kini memiliki kepingan yang lebih variatif mulai dari 0,1 gram hingga 100 gram.

Sedangkan Kencana, sebuah produk perhiasan fine gold dengan kadar emas murni 99,99 persen atau 24 karat yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, memiliki koleksi cincin, gelang, liontin dan kalung dengan desain elegan sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan. 

Selain pembukaan gerai baru, Hartadinata juga berencana meluncurkan platform e-commerce dan aplikasi digital untuk mempermudah transaksi jual-beli EmasKITA dan Kencana.

"Selain melalui toko, produk EmasKITA dan Kencana juga bisa dibeli di official store Hartadinata di Shopee dan Tokopedia. Dalam waktu dekat, kami juga akan meluncurkan platform e-commerce EmasKITA.id dan aplikasi EmasKITA untuk Android dan iOS," pungkas Sandra.  

Editor : Didik Kusbiantoro l Reporter : Naufal Ammar Imaduddin 

Sumber : https://jatim.antaranews.com/berita/609045/perluas-bisnis-emas-hartadinata-abadi-buka-gerai-di-surabaya

Taspen Fasilitasi 2 Juta ASN untuk Punya Rumah dan Investasi Emas

Jakarta, CNN Indonesia -- PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) melakukan kerja sama dengan PT Gemilang Hartadinata Abadi dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Hal ini sebagai bentuk komitmen Taspen terus menghadirkan inovasi program dan layanan.
Direktur Utama PT Taspen (Persero), A. N. S. Kosasih mengatakan, kerja sama ini diharapkan membantu menyediakan rumah bagi dua juta Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia dan memudahkan para ASN mendapat tabungan sejahtera kepemilikan emas dengan imbal hasil yang menguntungkan di masa depan.

"Salah satu impian para ASN yang bekerja di instansi di seluruh Indonesia adalah menjadi ASN yang lebih makmur dan sejahtera. Lalu bagaimana kami memberikan manfaat untuk ASN yang aktif? Pertama, kami hadir bersama anak perusahaan kami, antara lain, asuransi jiwa Taspen Life, Bank Mandiri Taspen dan lainnya," papar Kosasih dalam Rapat Koordinasi Nasional Keuangan Daerah tahun 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.


Yang kedua, Taspen tengah memulai sinergi program dan layanan dengan beberapa perusahaan, seperti menghadirkan program perumahan untuk ASN bersama BP Tapera dan program investasi emas bersama PT Gemilang Hartadinata Abadi. Ke depan, Kosasih menyebut Taspen akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan untuk para peserta melalui beragam program inovatif yang sesuai perkembangan teknologi, serta memastikan kesejahteraan ASN aktif maupun pensiunan.

Untuk itu, Kosasih berharap, kerja sama ini bisa membantu meningkatkan kemudahan ASN aktif dalam mengambil kredit rumah dengan masa cicilan yang relatif panjang, bahkan hingga masa pensiun. Hal tersebut didasarkan atas kondisi setiap ASN dapat memiliki tabungan perumahan, tetapi tidak semua ASN eligible untuk mendapatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Menurutnya, jika memulai kredit pada umur 25 maka ASN dapat memenuhi kewajiban. Untuk itu, Taspen bekerja sama dengan BP Tapera agar ASN dapat bisa mencicil sampai umur 65 tahun.

"ASN kita cukup makmur, mereka tidak bisa membeli FLPP, tapi harga rumah di atas itu juga terlalu mahal bagi mengambil kredit untuk membeli rumah dengan cicilan per bulan yang harus ASN bayarkan untuk membeli rumah pertama menjadi sangat kecil. Kreditnya itu commercially viable untuk bank maupun ASN, dan dapat diperpanjang hingga masa pensiun," kata Kosasih.

Secara rinci, proyek percontohan program kerja sama Taspen dan BP Tapera ini akan dilakukan di wilayah Solo, yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerahnya. Dalam program ini, Pemda Solo secara responsif akan menyiapkan lahan seluas 5-10 hektare.

Melalui proyek ini, Taspen akan memastikan penggunaan kualitas bahan bangunan terbaik bagi rumah yang dibeli seluruh ASN. Tujuannya, agar rumah itu bersifat layak huni, tahan lama, berfasilitas pendukung lengkap, infrastruktur serta moda transportasi memadai guna memudahkan mobilitas para ASN dalam mengabdi kepada negara.

"Dengan kondisi permintaan rumah yang jelas, pembayaran yang mudah, penyediaan lahan oleh pemda dan pembangunan oleh pengembang (developer), program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan mempermudah ASN dalam memiliki rumah, serta dapat dilakukan pada daerah lainnya dengan skala yang lebih besar," kata Kosasih.

Sementara itu, kerja sama Taspen dengan PT Gemilang Hartadinata Abadi menghadirkan program "Taspen Emas". Program ini adalah "Tabungan Sejahtera kePEmilikaN EMAS", yakni program kepemilikan Logam Mulia (LM) bagi para ASN aktif maupun peserta pensiun yang dikelola oleh Taspen, yang dapat dicicil pembayarannya dengan angsuran potongan gaji tiap bulan oleh mitra bayar yang ditunjuk oleh Taspen.

Kosasih mengatakan, hal ini diharapkan dapat mempermudah para peserta aktif dan pensiunan untuk melakukan investasi pada LM emas yang bersifat fleksibel, dan dapat dijual setiap saat dengan nilai investasi yang baik.

Emas investasi para ASN disebut akan berbentuk secara fisik dan tidak bersifat digital. Hal ini juga diharapkan akan membuat harga emas yang lebih kompetitif, dikarenakan vendor LM berasal dari Holding sendiri yakni PT Hartadinata Abadi (HRTA) dan produk LM tersebut sudah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) dan telah berstandar PT Antam.

Adapun penandatanganan kerja sama dilakukan Direktur Utama PT Taspen (Persero) Kosasih, Direktur Utama PT Gemilang Hartadinata Abadi Cuncun Muliawan dan Komisioner BP Tapera Adi Setianto di Auditorium Kantor Pusat Taspen, Jakarta Pusat pada Selasa, (31/5) lalu.

Taspen | CNN Indonesia

 Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220602181248-83-804092/taspen-fasilitasi-2-juta-asn-untuk-punya-rumah-dan-investasi-emas

Lebaran Dongkrak Penjualan Emas Hartadinata Abadi ( HRTA )

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momen lebaran mengungkit penjualan emas PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) di segmen pembeli ritel. Direktur Investor Relation HRTA, Thendra Crisnanda mengatakan, Tunjangan Hari Raya (THR) dan juga tradisi turun - temurun untuk berinvestasi atau membeli emas sebagai hadiah lebaran membuat penjualan ritel emas HRTA mengalami kenaikan signifikan. “Peningkatan penjualan emas HRTA terefleksikan salah satunya dari produk emas mikro dan batangan EmasKITA yang berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan lebih dari 40% month-on-month (MoM) di April 2022 dibandingkan periode Maret 2022,” ujar Thendra kepada Kontan.co.id (9/5).

Saat ini, penjualan emas HRTA didominasi oleh penjualan emas grosir. Porsi kontribusinya mencapai lebih dari 90% dalam penjualan emas HRTA. Sementara itu, porsi penjualan emas di segmen ritel berkontribusi kurang dari 10% dalam total penjualan emas HRTA.

Thendra optimistis, prospek penjualan ritel emas semakin membaik di tahun 2022. Menurutnya, faktor-faktor ketidakpastian seperti ketegangan geopolitik, ancaman stagflasi serta pandemi COVID-19 mendorong outlook yang positif untuk investasi pada emas sebagai safe haven. Di sisi lain, harga emas dalam denominasi rupiah, lanjut Thendra, diuntungkan oleh peningkatan harga emas internasional (dalam US$) dan pelemahan nilai tukar rupiah. “Selain itu juga secara makro, Indonesia diuntungkan dengan tren peningkatan harga komoditas saat ini sehingga konsumen di daerah penghasil komoditas memiliki daya beli yang tinggi untuk salah satunya berinvestasi di emas sehingga meningkatkan volume penjualan,” imbuh Thendra. Seturut optimisme yang dimiliki, HRTA telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis di tahun ini. Pertama, HRTA berencana melakukan ekspansi jaringan toko sendiri. Rencananya, HRTA bakal yang meningkatkan jumlah tokonya menjadi sebanyak 81 toko di 2022. Jaringan toko sendiri ini dimaksudkan sebagai layanan one stop shopping bagi masyarakat yang ingin membeli produk Kencana dan emas batangan EmasKITA yang merupakan kerjasama antara Hartadinata dan PT. Emas Antam Indonesia (EAI). Hingga awal Mei 2022, HRTA telah berhasil membuka jaringan toko ritel sendiri menjadi 77 toko dari target 81 toko di 2022.

Selain ekspansi jaringan toko fisik, HRTA berencana untuk melakukan Intensifikasi jaringan distribusi online melalui e-commerce melalui Tokopedia, Shopee, JD.ID, Tiktok Shop dan pengembangan e-commerce sendiri. Strategi lainnya, HRTA juga mengembangkan produk yang inovatif berupa emas batangan 0,1 gram - 100 gram seperti produk EmasKita, dan juga produk perhiasan emas seperti produk Kencana. Selain itu, HRTA juga berstrategi untuk mengembangkan bisnis gadai yang memberikan margin keuntungan yang lebih tinggi. “Total CAPEX (capital expenditure/belanja modal) yang dialokasikan adalah Rp 41 miliar di 2022,” imbuh Thendra.

Editor: Handoyo . | Reporter: Muhammad Julian

Sumber : https://newssetup.kontan.co.id/news/lebaran-dongkrak-penjualan-emas-hartadinata-abadi-hrta



Emas Antam & Hartadinata Abadi (HRTA) Luncurkan Produk Emas Batangan Hingga 100 gram

Bisnis.com, JAKARTA – Anak usaha emiten logam mulia PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), Emas Antam Indonesia (EAI) bersama PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) melanjutkan kerja samanya. Kali ini keduanya berkolaborasi meluncurkan produk batu emas batangan hingga ukuran 100 gram. Dalam kerjasama ini, Hartadinata dan EAI mengembangkan lebih lanjut dua produk emas inovatif mereka yakni EmasKITA, dan Kencana (Keindahan Terpercaya dan Bermakna). EmasKITA yang merupakan emas premium 99,99 persen sebelumnya sudah pernah mengeluarkan kepingan 0,1 gram dan 0,25 gram. Kini, EmasKITA memiliki kepingan yang lebih variatif mulai dari 0,1 gram hingga 100 gram. Baca Juga : Hartadinata Abadi (HRTA) Gandeng Emas Antam Indonesia Kejar Pendapatan Rp8 Triliun Sedangkan Kencana merupakan koleksi perhiasan emas dengan kadar emas 99,99 persen atau 24 karat yang pertama di Indonesia. Selain bisa mendukung penampilan, koleksi cincin, gelang, liontin dan kalung dengan desain elegan dari Kencana juga bisa menjadi instrumen investasi jangka panjang yang menguntungkan. Kencana ditargetkan untuk dapat dijual di pasar domestik dan internasional, “Kerjasama memproduksi EmasKITA dan Kencana ini guna membuat investasi emas menjadi lebih inklusif untuk berbagai macam kelompok masyarakat.dan bisa diakses oleh lebih banyak kelompok masyarakat,” tutur Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk. dalam konferensi pers, Kamis (3/2/2022). Meurutnya, keinginan masyarakat Indonesia untuk berinvestasi semakin meningkat saat ini, merujuk data Bursa Efek Indonesia, jumlah investor di pasar modal meningkat selama 2021 lalu, tercatat ada pertambahan 3,6 juta investor di bursa selama tahun 2021. Peningkatan tidak hanya terjadi di pasar modal, tapi juga terjadi dalam investasi emas. Pada semester/2021 penjualan emas ANTM tercatat 13.34 ton. Angka ini meningkat sebanyak 69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2020. “Peningkatan ini menunjukan bahwa kesadaran masyarakat untuk berinvestasi semakin meningkat,” kata Dede Izudin, Chief Marketing Officer PT Emas ANTAM Indonesia. Dede menambahkan, investasi emas dulu dikenal sebagai investasi yang terbatas karena dilakukan oleh kelompok masyarakat menengah keatas, namun dengan adanya EmasKITA, investasi emas bisa semakin inklusif dan diakses siapa saja.

Author : Mutiara Nabila - Bisnis.com

Sumber : https://market.bisnis.com/read/20220203/192/1496442/emas-antam-dan-hartadinata-abadi-hrta-luncurkan-produk-emas-batangan-hingga-100-gram

Antam (ANTM) dan Hartadinata (HRTA) Teken Kerjasama Produksi dan Penjualan Emas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Emas Antam Indonesia (EAI), entitas anak PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), menandatangani perjanjian Kerja Sama Produksi dan Penjualan Produk Emas dengan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA). Perjanjian kerja sama baru ini merupakan kelanjutan dari penjajakan kerja sama produksi dan penjualan produk emas batangan mikro dan perhiasan selama periode Juli sampai dengan Desember 2021. Melalui kerja sama ini, EAI dan Hartadinata akan mengembangkan lebih lanjut emas batangan murni EmasKITA (Emas Kecil Investasi Terpercaya dan Aman) dan perhiasan emas murni Kencana (Keindahan Terpercaya dan Bermakna) di pasar domestik Indonesia. EmasKITA merupakan logam mulia (99,99%) pecahan 0,1 gram sampai dengan 100 gram yang dirancang khusus untuk dapat dijangkau seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Sedangkan Kencana merupakan koleksi perhiasan emas dengan kadar emas 99,99% yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Proses produksi EmasKITA dan Kencana dilakukan di Pabrik Hartadinata yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat yang diawasi langsung oleh EAI. Direktur Utama EAI, Bambang Wijanarko menyampaikan, EAI bekerja erat dengan Hartadinata untuk memastikan setiap produk yang diproduksi sesuai dengan standar, yaitu menggunakan bahan baku emas murni, standardisasi prosedur kerja, dan pengendalian kualitas produk dengan memastikan akurasi berat setiap produk yang dihasilkan.

"Selain itu EAI juga memberikan nilai tambah advis desain dan praktik manajemen operasi yang efisien dan proven," ujarnya sebagaimana tertera dalam keterangan resmi, Senin (27/12). Direktur Utama Hartadinata, Sandra Sunanto menambahkan, EmasKITA juga akan hadir dalam gramasi yang jauh lebih lengkap, yaitu 0,1 gram sampai dengan 100 gram.

"Harapan kami ialah EmasKITA akan melengkapi portofolio produk emas batangan di Indonesia sebagai alat investasi dengan harga yang kompetitif dan selalu tersedia di pasar domestik. EmasKITA juga tetap akan menawarkan pengamanan keaslian melalui QR code yang secara otomatis terhubung ke website www.emaskita.id, aplikasi di android dan IOS dan dilengkapi dengan fitur augmented reality," paparnya.

Sementara itu, perhiasan emas Kencana tetap akan menghadirkan koleksi cincin, gelang, liontin dan kalung dengan desain elegan dan menarik dan dapat dijadikan media investasi yang menguntungkan. Produk Kencana ditargetkan untuk dapat dijual di pasar domestik dan internasional.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi 

Sumber: https://industri.kontan.co.id/news/antam-antm-dan-hartadinata-hrta-teken-kerjasama-produksi-dan-penjualan-emas

Raup Pendapatan Rp4,14 Triliun dari Jual Perhiasan Emas, Hartadinata Untung Rp171 Miliar

JAKARTA – Emiten produsen dan penyedia perhiasan emas, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), melaporkan kinerja keuangan sepanjang 2020. Perseroan sukses membukukan kinerja positif selama pandemi tahun lalu.

Dalam paparan publiknya, perseroan mengumumkan pertumbuhan penjualan menjadi Rp4,14 triliun pada tahun lalu atau meningkat sekitar Rp903 miliar dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya, sebesar Rp3,24 triliun. CFO Hartadinata, Deny Ong menjelaskan, pertumbuhan pendapatan perseroan sepanjang 2020 didorong tidak hanya oleh kenaikan harga emas, tetapi juga dikarenakan adanya tambahan penjualan dari produk logam mulia yang diluncurkan perseroan pada tahun lalu.

“Hasil penjualan kepada pihak wholesaler memberikan kontribusi sebesar 91,3 persen dan dari toko milik sendiri serta imbalan waralaba sebesar 8,1 persen selain dari itu adanya tambahan pendapatan dari hasil usaha pegadaian sebesar 0,6 persen,” ujarnya dalam public expose, Senin, 16 Agustus 2021. 

Selama tahun 2020, volume penjualan masih didominasi oleh produk perhiasan kadar rendah untuk segmen kelas menengah bawah yang berkontribusi 62,9%. Sedangkan, produk logam mulia memberikan kontribusi sebesar 13,4% terhadap total produk yang dipasarkan Perseroan. 

“Perseroan juga memperoleh laba bersih sebesar Rp171 miliar sepanjang 2020,” papar dia.

Pada periode yang sama, perseroan telah menambah 21 toko perhiasan emas baru, yang terdiri dari 16 toko Aurum Collection Centre (ACC) baru serta 5 toko ACC yang bekerja sama dengan Matahari Department Store. Selain itu, perseroan juga merambah ke bisnis gadai melalui pendirian anak usaha, yakni PT Gemilang Hartadinata Abadi (GHA) dan telah melebarkan sayap dengan mendirikan beberapa anak usaha lainnya yang mana telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Pembukaan outlet gadai tersebut dinilai bagian dari investasi berkelanjutan dan komitmen perseroan dalam mendukung pertumbuhan industri emas dan juga industri finansial di Indonesia. Sampai saat ini GHA telah memiliki 66 outlet gadai di 4 provinsi. Sebagai informasi, Hartadinata masuk dalam 50 perusahaan terbaik di Indonesia untuk tahun 2021 versi Forbes yang dirilis Agustus tahun ini. Forbes menyatakan perusahaan telah mampu meningkatkan minat publik terhadap investasi emas dan mencetak 28% secara tahunan pertumbuhan penjualan.


Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

Sumber: https://www.trenasia.com/raup-pendapatan-rp-4-14-triliun-dari-jual-perhiasan-emas-hartadinata-untung-rp-171-miliar


Penjualan Hartadinata (HRTA) Tumbuh 21,8 Persen Didorong Kenaikan Harga Emas

IDXChannel - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia, melaporkan kinerja keuangan Perseroan pada tahun 2020. Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan menjadi sebesar Rp 4.139 miliar. Jumlah ini meningkat sebesar 903 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 3.236 Milliar. Selain itu, Perseroan juga memperoleh laba bersih sebesar Rp 171 miliar.  Chief Financial Officer PT Hartadinata Abadi Tbk menjelaskan Deny Ong, C mengataan, pertumbuhan pendapatan Hartadinata di tahun 2020 didorong tidak hanya oleh kenaikan harga emas , tetapi juga dikarenakan adanya tambahan penjualan dari produk logam mulia yang diluncurkan Perseroan selama tahun 2020. 

"Hasil penjualan kepada pihak wholesaler memberikan kontribusi sebesar 91,3% dan dari toko milik sendiri serta imbalan waralaba sebesar 8,1% selain dari itu adanya tambahan pendapatan dari hasil usaha pegadaian sebesar 0,6%," ujarnya, Senin (16/8/2021). 

Selama tahun 2020, volume penjualan masih didominasi oleh produk perhiasan kadar rendah untuk segmen kelas menengah bawah yang berkontribusi 62,9%, sedangkan produk logam mulia memberikan kontribusi sebesar 13,4% terhadap total produk yang dipasarkan Perseroan. Tingginya kontribusi kelas menengah bawah, membuat Perseroan mempertimbangan untuk tetap mempertahankan penetrasi produk dipasar kelas ini. 

Sandra Sunanto, Chief Executive Officer PT Hartadinata Abadi Tbk menambahkan, tahun 2020 adalah tahun yang sangat menantang bagi para pelaku bisnis, terutama dengan adanya pandemi Covid-19 yang berdampak dahsyat pada perekonomian dunia dan mempengaruhi iklim investasi terutama di Indonesia. 

Meski begitu, PT Hartadinata Abadi, Tbk berhasil mempertahankan kinerja yang cukup baik dengan beberapa langkah strategis yang dilakukan seperti memperkuat kerjasama dengan pihak e-commerce, terus menambah jaringan toko milik perseroan untuk mendukung penetrasi pasar,  serta melakukan product and market development dengan memperkuat Divisi Research and Design guna meningkatkan kualitas produk, serta melakukan inovasi produk guna menarik minat masyarakat terhadap investasi emas. 

Selama tahun 2020, Perseroan telah menambah 21 toko perhiasan emas baru, yang terdiri dari 16 toko Aurum Collection Centre (ACC) baru yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur, serta 5 toko ACC yang bekerja sama dengan Matahari Department Store di wilayah Jakarta, Depok, Palembang, Bekasi dan Surabaya untuk meningkatkan daya saing dengan memasuki pasar-pasar baru di seluruh kota-kota di Indonesia. 

Perseroan juga telah meluncurkan produk Logam Mulia (LM) dengan pecahan kecil yakni  0.1, 0.25, 0.5, 5 dan 10 gram. Saat ini produk LM dengan pecahan kecil tersebut semakin diminati oleh semua kalangan masyarakat karena dapat dimiliki dengan harga yang terjangkau. 

Tidak hanya sebagai alat investasi jangka panjang, LM pun digemari oleh kalangan masyarakat terutama kaum millenial untuk dijadikan sebagai gift seperti hadiah pernikahan, ulang tahun, hari-hari besar dan lain sebagainya. 

Oleh karena itu, Perseroan melihat hal ini sebagai peluang untuk meluncurkan produk LM pecahan kecil dengan berbagai tema sehingga dapat menarik minat masyarakat. 

Saat ini Perseroan juga mengembangkan produk EMASKITA yakni Logam Mulia dengan pecahan 0.1 dan 0.25 gr serta KENCANA yang merupakan produk Perhiasan dengan kadar emas 99.9%, dimana Produk EMASKITA dan KENCANA ini merupakan produk kolaborasi Perseroan dengan ANTAM, melalui anak usaha ANTAM yakni PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI). 

Penguatan integrasi vertikal usaha masih tetap dilakukan melalui kanal penjualan digital e-commerce, yaitu platform hrta.store, Masduit dan Shopee. Sementara ini hrta.store ditujukan untuk pelanggan grosir dan retail, sedangkan Masduit dan Shopee ditujukan untuk pengguna akhir. Langkah ini merupakan strategi dalam menjaga keberlangsungan aktivitas usaha Perseroan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, hal juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko penyebaran Covid-19. 

Perseroan juga kini merambah ke bisnis Gadai melalui pendirian anak Perusahaan yakni PT Gemilang Hartadinata Abadi (GHA) dan telah melebarkan sayap dengan mendirikan beberapa anak usaha GHA yakni PT Gadai Cahaya Dana Abadi (GCDA) di Jawa Barat PT Gadai Terang Abadi Mulia (GTAM) di Jawa Timur, PT Gadai Cahaya Abadi Mulia (GCAM) di Nusa Tenggara Timur, dan PT Gadai Cahaya Terang Abadi (GCTA) di Nusa Tenggara Barat, yang mana masing-masing anak usaha gadai tersebut telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Dengan adanya anak usaha gadai yang menargetkan konsumen dari segala kalangan ini, adalah merupakan bentuk sinergi yang mendorong peningkatan kinerja di masa datang. Pembukaan outlet gadai tersebut juga merupakan bagian dari investasi berkelanjutan dan komitmen PT Hartadinata Abadi, Tbk dalam mendukung pertumbuhan industri emas dan juga industri finansial di Indonesia. Sampai saat ini GHA telah memiliki 66 outlet gadai di 4 propinsi.

(SANDY) 


Penulis: Kunthi Fahmar Sandy 

Sumber: https://www.idxchannel.com/market-news/penjualan-hartadinata-hrta-tumbuh-218-persen-didorong-kenaikan-harga-emas

Gandeng Hartadinata, ANTAM Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk meluncurkan produk terbaru berupa emas batangan ukuran mikro dan perhiasan emas. Ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Hartadinata Abadi Tbk. Lewat kolaborasi keduanya, terdapat inovasi produk emas yang diluncurkan yakni EmasKITA, yang merupakan logam mulia mikro dengan kadar emas 99,99 persen berukuran pecahan 0,1 gram dan 0,25 gram.

Selain itu, produk Kencana yang merupakan koleksi perhiasan emas dengan kadar emas 99,99 persen. Produk perhiasan ini sekaligus menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. "Sinergi ini merupakan implementasi strategi Antam dalam melakukan penetrasi ke dalam segmen logam mulia khususnya di emas kecil atau mikro dan perhiasan emas murni di pasar domestik," ujar Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis Antam, Risono dalam konferensi pers virtual, Selasa (22/6/2021). Ia menjelaskan, perusahaan tambang pelat merah ini memilih menggandeng Hartadinata lantaran sudah memiliki pengalaman dalam memproduksi emas berukuran mikro.

Antam sendiri merupakan satu-satunya perusahaan pengolahan dan pemurnian logam mulia di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). Lewat sinergi ini, Antam berperan sebagai pemasok bahan baku emas murni (999,9) yang berasal dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM).  Bahan baku emas ini kemudian diolah menjadi logam mulia mikro dan perhiasan emas di Pabrik Hartadinata yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Proses produksi diawasi langsung oleh PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI) selaku entitas anak Antam. Pengawasan dilakukan untuk memastikan produk EmasKITA dan Kencana sesuai dengan standar emas Antam

Bahan baku emas ini kemudian diolah menjadi logam mulia mikro dan perhiasan emas di Pabrik Hartadinata yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Proses produksi diawasi langsung oleh PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI) selaku entitas anak Antam. Pengawasan dilakukan untuk memastikan produk EmasKITA dan Kencana sesuai dengan standar emas Antam
"Jadi ketika harga emas naik ya tentu ikut naik, ketika harga emas turun ya ikut turun. Jadi kami selalu mengikuti harga emas dunia yang tentunya dikonversi ke dalam bentuk rupiah, pastinya ada faktor kurs dollar AS juga," kata Risono. Sementara itu, Direktur Utama Hartadinata, Sandra Sunanto Risono menjelaskan, EmasKITA hadir dengan 16 edisi gift series dan 1 edisi premium yang cocok dikoleksi sebagai alat investasi atau dihadiahkan ke orang terdekat pada momen-momen spesial. Nantinya masyarakat juga dapat menukar 1 gram EmasKITA yang merupakan akumulasi dari pecahan 0,1 gram dan atau 0,25 gram, dengan 1 gram emas batangan ANTAM di Butik Emas Logam Mulia TB Simatupang, toko emas jaringan Hartadinata, serta pada toko online. Sementara, perhiasan emas Kencana saat ini hadir dengan koleksi cincin pernikahan, gelang, liontin dan kalung. Lewat produk ini, masyarakat dapat memiliki dan mengenakan perhiasan dengan kadar yang sama dengan logam mulia.

"Sehingga ini menjadikan Kencana sebagai pilihan utama investasi yang menguntungkan," kata dia. Sandra mengatakan, produk EmasKITA dan Kencana sudah mulai dipasarkan pada hari ini, Selasa (22/6/2021). 

Produk logam mulai terbaru ini dapat diperoleh di toko emas jaringan resmi Hartadinata, official store Hartadinata di Shopee dan Tokopedia, serta toko emas rekanan Hartadinata yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Ini secara bertahap, tidak langsung semua produk akan hadir, tapi secara bertahap kami akan segera menghadirkan seluruh desain, seluruh jenis produk, baik EmasKITA maupun Kencana per hari ini sampai ke depannya," jelas Sandra.

Masyarakat pun dapat melakukan verifikasi keaslian produk EmasKITA dengan cara scan QR code yang tertera di belakang kemasan EmasKITA. Pada saat proses scanning, perangkat akan secara otomatis terhubung ke website www.emaskita.id. Jika produk EmasKITA yang dimiliki asli, maka akan muncul notifikasi bertuliskan ‘Produk Asli’ berikut dengan informasi produk. Sebaliknya, jika produk EmasKITA palsu maka akan muncul pemberitahuan bertuliskan ‘Tidak Asli’.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/06/22/131138526/gandeng-hartadinata-antam-luncurkan-perhiasan-dan-emas-ukuran-mikro.
Penulis : Yohana Artha Uly
Editor : Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Kantong Pas-pasan Pengin Punya Emas Batangan? Dikasih Nih Sama Antam

Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bekerja sama dengan PT Hartadinata Abadi Tbk memproduksi emas mikro seberat 0,1 dan 0,25 gram. Emas batangan 'eceran' ini ditujukan agar investasi logam mulia menjadi lebih terjangkau bagi semua kalangan. Selama ini Antam baru menjual emas batangan dengan berat minimal 0,5 gram yang tentu harganya lebih mahal dibandingkan berat 0,1 dan 0,25 gram. Produk emas mikro ini diberi nama EmasKITA. 

"EmasKITA adalah sebuah karya yang merupakan emas kecil investasi terpercaya dan aman, yang merupakan emas batangan logam mulia yang sudah murni, dengan kualitas terbaik dengan pecahan 0,1 gram dan 0,25 gram yang tentunya dirancang khusus untuk dapat dijangkau seluruh kalangan masyarakat Indonesia," kata Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis Aneka, Bapak Risono dalam konferensi pers virtual, Selasa (22/6/2021). 

Dia menjelaskan harga emas mikro ini sama seperti emas Antam pada umumnya yang fluktuatif mengikuti perkembangan harga emas dunia. Tapi dia tak menjawab berapa tepatnya harga emas mikro tersebut untuk saat ini.

"Tentunya untuk mekanisme harga sama lah dengan standar harga Antam yang tentunya juga mengikuti harga emas dunia. Jadi ketika harga emas naik ya tentu ikut naik, ketika harga emas turun ya ikut turun. Jadi kita selalu mengikuti harga emas dunia yang tentunya dikonversi ke dalam bentuk rupiah, tentu ada faktor kurs dolar juga," paparnya. Masyarakat nantinya bisa menukar EmasKITA yang sudah terkumpul seberat 1 gram dengan 1 gram emas batangan Antam di Butik Emas Logam Mulia TB Simatupang, toko emas jaringan Hartadinata, serta secara online. 

"Sekarang bisa menabung emas mikro ini dalam bentuk fisik, dipegang sendiri, nanti kalau sudah terkumpul bisa ditukar emas Antam,"Risono.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Hartadinata, Sandra Sunanto menjelaskan emas mikro tersebut sudah bisa dibeli mulai hari ini di toko emas Hartadinata dan toko emas yang menjadi partner.

"Sudah mulai bisa ditemukan di toko-toko emas partner kami, jadi tidak hanya di toko-toko milik Hartadinata. Mungkin secara bertahap ya, tidak langsung semua produk akan hadir, tapi secara bertahap kita juga akan segera menghadirkan seluruh desain, seluruh jenis produk," tambahnya.

Selain emas mikro, Antam dan Hartadinata juga meluncurkan produk perhiasan emas murni. Tujuannya untuk mendukung penampilan sekaligus sebagai instrumen investasi jangka panjang. Produk tersebut diberi nama Kencana. Kencana adalah koleksi perhiasan yang terbuat dari emas 24 karat. Jadi, masyarakat bisa mengenakan perhiasan emas murni 99,99% atau setara logam mulia.


Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5615528/kantong-pas-pasan-pengin-punya-emas-batangan-dikasih-nih-sama-antam

Antam Cs Jual Emas Batangan 'Receh' Pecahan 0,1 Gram

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) bersama entitas anak PT Abuki Jaya Stainless Indonesia (AJSI) dan PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata) meluncurkan dua produk emas terbaru bernama Emaskita dan Kencana. Produk pertama bernama Emaskita (Emas Kecil Investasi Terpercaya dan Aman) merupakan logam mulia mikro 99,99% pecahan 0,1 gram dan 0,25 gram yang dirancang agar bisa dijangkau semua kalangan masyarakat Indonesia.

Sementara untuk produk Kencana (Keindahan Terpercaya dan Bermakna) merupakan koleksi perhiasan emas 24 karat 99,99% yang pertama hadir di Indonesia. Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis PT Aneka Tambang Tbk Risono mengatakan, sinergi ini merupakan implementasi strategi Antam dalam melakukan penetrasi segmen logam mulia khususnya di emas kecil dan perhiasan emas murni di pasar domestik. 

"Kerja sama ini kabar baik karena semakin membuka kesempatan investasi bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia," ungkapnya dalam konferensi pers secara daring, Selasa (22/06/2021). 

Dalam kerja sama ini, Antam bertindak sebagai pemasok bahan baku emas murni dari produksi unit bisnisnya. Bahan baku emas ini kemudian diolah jadi logam mulia ukuran kecil dan diolah juga jadi perhiasan emas murni di pabrik Hartadinata di Bandung, Jawa Barat.

"Untuk jaga kualitas produk, Antam akan pastikan semua produk sesuai standar Antam," ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Utama PT Abuki Jaya Stainless Indonesia Bambang Wijanarko. Mengenai pengawasan, pihaknya akan memastikan produk Emaskita dan Kencana yang diterima masyarakat sesuai dengan standar Antam.

"Pastikan pengawasan jalan baik dan konsisten maka kami standarisasi proses dan produk di pabrik. Jadi produk yang ada di sini akan sama persis kualitas dan kadarnya," ucapnya.

Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto mengatakan, masyarakat Indonesia harus mampu mengakses emas untuk investasi di masa depan. Dua produk ini bisa diperoleh di toko emas jaringan resmi Hartadinata, official store Hartadinata di Shopee dan Tokopedia, serta toko emas rekanan Hartadinata yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Di sini juga ada teknologi terbaik tempelkan QR Code, sehingga masyarakat bisa cek asli tidaknya produk," paparnya.


Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20210622114909-17-255013/antam-cs-jual-emas-batangan-receh-pecahan-01-gram